Symbol/Company Lookup

Dampak Pajak Bunga Obligasi Reksadana Bagi Investor

Published: Fri, Jul 9th 2010, 00:00 by: Kustodian Sentral Efek Indonesia

Belakangan ini ramai dibicarakan oleh Investor, terutama Investor Reksadana mengenai Pajak yang akan diberlakukan terhadap Reksadana. Sebenarnya apa sih yang akan dikenakan pajak? dan Bagaimana dampaknya terhadap Investor Reksadana sendiri?

Sesuai dengan pengumuman yang dikeluarkan Dirjen Pajak, Direktorat Jenderal Pajak akan menarik pajak penghasilan (PPh) atas bunga yang didapat dari reksa dana mulai 2011. Besaran PPh yang dikenakan adalah 5%. Dalam Peraturan Pemerintah nomor 16 tahun 2009 tentang PPh atas penghasilan berupa bunga obligasi diatur bagi mereka yang bertransaksi reksa dana, maka instrumen reksa dana yang terdaftar pada Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dikenakan aturan pengenaan pemotongan PPh.

Pengenaan PPh tersebut diterapkan secara bertahap, agar memberi kelonggaran waktu sekaligus kesiapan transisi bagi para nasabah reksa dana. Pada tahun 2009-2010, bunga obligasi pada instrumen reksa dana masih dikenakan tarif PPh 0%. Mulai awal 2011 hingga 2013 dikenakan tarif PPh 5%, dan untuk tahun 2014 dan selanjutnya dikenakan tarif PPh 15%.

 

Selama ini (2009-2010) industri Reksadana dimanjakan dengan pajak 0% bagi bunga Obligasi. Hal ini berbeda jika kita sebagai Individu membeli sendiri Obligasi (ORI atau Sukuk Ritel). Bagi pembeli Individu (bukan Reksadana atau Institusi), bunga atau bagi hasil dari Obligasi atau Sukuk Ritel akan dikenakan pajak 15%. Nah mulai tahun 2011-2013, bunga dari Obligasi akan dikenakan tarif pajak 5%. Tahun 2014 dan selanjutnya akan diberlakukan tarif pajak 15%.

Jadi apakah sebagai Investor perlu panik jika ketentuan pajak baru ini diberlakukan. Ga perlu lah. Yang dikenakan pajak adalah bunga dari Obligasinya. Jadi yang akan terkena pajaknya adalah pihak pengelola Reksadan atau Manajer Investasi. Investor tidak akan terkena pajak.

Lalu apa pengaruhnya terhadap Investor Reksadan. Bagi Investor Reksadana yang berpengaruh hanya return Reksadana yang akan berkurang 0.5% -1.5% (maksimal 2%). Jadi misalkan saat ini kita memiliki RD Pendapatan Tetap dengan return 10% per tahun, nantinya returnnya akan berkurang, return akan menjadi 9.5% - 8.5% (penurunan bertahap).

Happy Investing

-AKP-

Comments

You need to login first before you can start posting comments.