Symbol/Company Lookup

Pengaruh Piala Dunia Terhadap Pasar Modal

Published: Tue, Jun 15th 2010, 00:00 by: Kustodian Sentral Efek Indonesia

 

Perhelatan akbar Piala Dunia telah menyita perhatian semua orang. Mulai dari masyarakat bawah hingga para pemimpin di negeri ini. Semuanya larut dalam euforia pesta empat tahunan ini. Lalu bagaimana dengan Pasar Modal sendiri? Apakah Piala Dunia berpengaruh terhadap Pasar Modal.

Saya punya data transaksi IHSG pada periode 9 Juni 2006 hingga 9 Juli 2006, tepat ketika Piala Dunia 2006 di Jerman berlangsung. Pada periode tersebut, tercatat rata-rata frekuensi transaksi harian sekitar 14ribu, rata-rata volume transaksi harian sekitar 1,1 milyar lembar saham, dan rata-rata nilai transaksi harian sekitar Rp 1,3 triliun.

Pada periode tersebut, transaksi yang terjadi berada di bawah rata-rata transaksi yang terjadi sepanjang tahun 2006. Pada sepanjang tahun 2006, tercatat rata-rata frekuensi transaksi harian sekitar 20ribu, rata-rata volume transaksi harian sekitar 1,8 milyar lembar saham, dan rata-rata nilai transaksi harian sekitar Rp 1,8 triliun.

Pada periode Mei 2006 rata-rata nilai transaksi harian IHSG mencapai Rp 2,92 triliun. Pada bulan Juni 2006, saat perhelatan Piala Dunia 2006 berlangsung rata-rata nilai transaksi harian turun 55% menjadi Rp 1,32 triliun. Nilai rata-rata transaksi harian baru meningkat perlahan-lahan mulai bulan Agustus 2010.

Lalu bagaimana dengan Piala Dunia 2010 yang berlangsung di Afrika Selatan yang akan berlangsung mulai tanggal 11 Juni 2010 hingga 11 Juli 2010 kali ini? Apakah akan berpengaruh juga terhadap pasar modal?

Saya coba melihat data transaksi IHSG dalam seminggu terakhir ini mulai dari 7 Juni 2010 hingga 11 Juni 2010. Pada periode tersebut, tercatat rata-rata frekuensi transaki harian sekitar 86 ribu, rata-rata volume transaksi harian sekitar 4,7 milyar lembar saham, dan rata-rata nilai transaksi sekitar Rp 2,8 triliun.

Pada periode seminggu tersebut, transaksi yang terjadi berada di bawah rata-rata transaksi yang telah terjadi sepanjang tahun ini. Sepanjang tahun ini, rata-rata frekuensi transaksi harian sekitar 101 ribu, rata-rata volume transaksi harian sekitar 5,5 milyar lembar saham, dan rata-rata nilai transaksi harian sekitar Rp 4,4 triliun.

Pada periode Mei 2010, rata-rata nilai transaksi harian mencapai Rp 5,12 triliun. Memasuki bulan Juni, mulai mengalami penurunan, tercatat hingga tanggal 11 Juni, rata-rata nilai transaksi harian sekitar Rp 3,43 triliun atau turun 33%. Mari kita lihat bersama apakah trend penurunan transaksi ini akan terus terjadi sepanjang Piala Dunia 2010 berlangsung.

Sumber data : database KSEI

-AKP-

Comments

You need to login first before you can start posting comments.